Bussiness
Practice 4
TIGA
SIFAT PERUSAHAAN
(Manufacture, Jasa dan Retail)
Fasilitator: Adriani
Kala’lembang, S.Kom., MM
Kelompok 1
Anggota:
1. Novi Andriyani (14201312)
2. Enggar (14102300)
3. Veronika Entya (15211146)
4. Ridhofi Beril (15101027)
5. Fachruddin Riski (15201191)
SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN INFORMATIKA
DAN KOMPUTER ASIA
TAHUN AKADEMIK 2015/2016
Kata Pengantar
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha
Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas
kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada
kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang tiga sifat perusahaan (Manufacture,
Jasa dan retail).
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk
itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena
itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca
agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang tiga sifat perusahaan (Manufacture,
Jasa dan retail) ini dapat memberikan
manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.
Malang, April 2017
Penyusun
BAB
1
Perusahaan
Manufacture
Perusahaan Manufacture adalah suatu cabang
industri yang mengaplikasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dan suatu
medium proses untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual.
1.
(Bavaria
Rotan)
·
Sejarah
terbentuk:
Sejarah terbentuknya UKM Bavaria rotan
adalah rasa ingin memiliki UKM sendiri setelah pemilik Bavaria rotan, yaitu
Bapak Mardiyan merasa bahwa beliau mampu untuk membuat UKM nya sendiri setelah
selama beberapa tahun menjadi pekerja di UKM orang lain.
·
Produk
yang ditawarkan:
-
Peralatan
rumah tangga yang terbuat dari rotan asli. Seperti meja, kursi, ayunan.
-
Peralatan
rumah tangga yang terbuat dari rotan sintetis. Seperti meja, kursi, dll.
-
Cindera
mata yang berasal dari rotan asli maupun sintetis. Misalnya lampion.
·
Pemasaran
produk:
Produk Bavaria rotan dipasarkan di
luar negeri seperti di Selandia Baru dan Australia. Selain itu juga dipasarkan
di dalam negeri. Hampir di semua pulau, kecuali papua.
·
Divisi
yang ada di Bavaria rotan:
-
Divisi
Rangka: Divisi yang menyediakan bahan baku.
-
Divisi
Produksi: Divisi yang memproduksi bahan baku menjadi bahan jadi.
-
Divisi
Pemasaran: Divisi yang memasarkan produk dari Bavaria rotan.
·
Cara
pemasaran produk:
Karena Bavaria rotan bertempat di
sentra kerajinan rotan, maka banyak turis dan pelancong baik dari dalam kota
maupun luar kota yang mengunjungi Bavaria rotan.
·
Pelaksana
kegiatan
Bavaria rotan termasuk dalam Usaha
Kecil Menengah, sehingga jumlah karyawan yang ada di Bavaria rotan adalah 6
orang.
2.
Perusahaan
Keripik SoKressH
·
Profil
Perusahaan
CV. Kajeyfood adalah perusahaan yang
berakar dari perusahaan rumah tangga yang dikelola ole keluarga Ir. Kristiawan.
CV. Kajeyfood bergerak dibidang dalam pengolahan buah, khususnya dibidang
keripik dan manisan buah dengan merk SoKressh dan Kenyil.
·
Sejarah
terbentuk
Asal mulai berdirinya keripik sokressh
yaitu mulai berdiri dari thn 2000 dan bermula dari ide pak kris yang
memanfaatkan penghasilan buah terbesar di malang yaitu apel. Dengan membuat inovasi
buah apel ini dijadikan sebuah kripik, yang nantiknya dapat menjadi makanan
khas malang. Selain itu dengan adanya
pabrik ini pak kris, memanfaatkan merekrut karyawan dari ibu – ibu PKK atau ibu
– ibu yang berada di dekat pabrik, sehingga di desa tersebut tidak ada yang
menganggur. Setelah sukses dengan kripik apel, pak Kris mengembangkan idenya
setiap tahunnya dengan membuat buah – buahan menjadi sebuah kripik, sehingga
saat ini menjadi 80 item olahan buah kripik. Tetapi tidak hanya kripik, pak
Kris juga mengembangkan idenya untuk produk permen dari macam – macam buah.
·
Strategi
Perusahaan
Cara menghadapi pesaing menurut pak
Kris yaitu bukan dengan menurunkan harga produk dan menjelek-jelekkan produk
pesaing melainkan dengan menaikkan kualitas produk sendiri. Selain itu
meyakinkan masyarakat dengan mendaftarkan standart ISO, sehingga orang akan
percaya dengan produk SoKressh dan tidak meragukannya lagi.
·
Strategi
Pasar
-
Memasarkan
produk melalui media sosial.
-
Menerima
reseller.
-
Membuat
kemasan yang menarik.
·
Target
Pasar
Target Pasar dari SoKressh ini yaitu semua masyarakat
yang ada di Malang, toko oleh-oleh yang berada di Malang dan juga luar jawa.
BAB II
Perusahaan Jasa
Perusahaan Jasa
adalah suatu unit usaha yang kegiatannya memproduksi produk yang tidak berwujud
(jasa), dengan tujuan untuk mendapatkan laba atau keuntungan.
1.
Amurti
Salon
·
Sejarah
perusahaan
Amurti Salon berdiri pada tahun 2003,
motivasi untuk mendirikan salon ini adalah ingin sukses dan memiliki usaha
sendiri, selain itu pemilik salon juga ingin menampung atau membuka lowongan
pekerjaan bagi masyarakat yang memiliki keterampilan salon maupun yang tidak
memiliki.
·
Jasa
yang ditawarkan:
-
Catok
-
Creambath
-
Warna
Rambut
-
Rebonding
-
Cuci-Blowing
-
Body
Spa
-
Perawatan
dari ujung kaki sampai ujung kepala
·
Cabang
Pertama kali awal buka di jl. Candi
Trowulan no.62 kemudian membuka cabang di daerah bendungan Sutami. Membuka
cabang lagi di daerah jl. Candi Trowulan pada tahun 2007 dan setelah habis
kontrak semua dipindah dan dialihkan ke daerah jl. Candi Trowulan.
·
Target
pasar:
-
Remaja
-
Dewasa
-
Anak-anak
-
Pria
-
Wanita
-
Semua
kalangan kecuali body spa, yaitu hanya wanita
·
Cara
memasarkan jasa:
-
Secara
langsung.
-
Menyebarkan
brosur.
·
Struktur
organisasi dan cara mendapatkan layanan
-
Pemilik
> stylist > chapters
-
Ke
bagian receptionist > jenis pelayanan > menunggu > pelayanan >
kasir
BAB III
Perusahaan Retail
Retail adalah satu atau lebih aktivitas yang
menambah nilai produk dan jasa kepada konsumen baik untuk kebutuhan keluarga
atau untuk keperluan pribadi. Retail tidak selalu berhubungan dengan kebutuhan
sehari-hari yang biasa dijual di Alfamart/Indomart. Contoh Pizza Hut, McD dan
KFC merupakan contoh retail makanan yang sukses. Adapun retail mengcangkup
dalam dunia jasa seperti Air Asia, Prudential dan TIKI yang menawarkan retail
dalam bentuk jasa.
1.
Alfamart
·
Sejarah
Pada tanggal 27 Juni 1999, PT. Alfa
Mitramart Utama didirikan oleh PT. Alfa Retailindo, Tbk dan PT. Lancar
Distrindo. Toko Pertamanya dengan nama Alfa Minimart didirikan pada tanggal 18
Oktober 1999 di Jl. Beringin Raya, Karawaci, Tangerang.
Pada tanggal 1 Agustus 2002,
kepemilikan PT. Alfa Mitramart Utama beralih ke PT. Sumber Alfaria Trijaya yang
sahamnya dimiliki oleh HM Sampoerna (70%) dan PT. Sigmantara Alfiando (30%).
Mulai tanggal 1 Januari 2003, Alfa
Minimart berubah menjadi Alfamart. Pada bulan Januari 2009, PT. Sumber Alfaria
Trijaya menggelar penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering
(IPO).
Saat ini, kantor pusat Alfamart serta
gerai Flagship-nya di Jabodetabek berada di Jl. MH. Thamrin No. 9, Cikokol,
Tangerang.
·
Visi
dan Misi
Visi
“Menjadi jaringan distribusi retail
terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas, berorientasi kepada pemberdayaan
pengusaha kecil, pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen, serta mampu bersaing
secara global”.
Misi
1.
Memberikan
kepuasan kepada pelanggan / konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan
yang berkualitas unggul.
2.
Selalu
menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan
tingkah laku / etika bisnis yang tinggi.
3.
Ikut
berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuh kembangkan jiwa
wiraswasta dan kemitraan usaha.
4.
Membangun
organisasi global yang terpercaya, sehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat
bagi pelanggan, pemasok, karyawan, pemegang saham dan masyarakat pada umumnya.
·
Budaya
Perusahaan
Alfamart berpegang pada standar yang
tinggi dalam INTEGRITAS, INOVASI, KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS, KERJASAMA TIM dan
KEPUASAN PELANGGAN.
·
Strategi
Perusahaan
-
Terus
memperluas jaringan dan meningkatkan jumlah gerai Alfamart di Indonesia
-
Memperluas
jaringan distribusi gerai dengan format yang beragam
-
Pengembangan
distribution center
-
Memberikan
kepuasan kepada pelanggan dengan berfokus pada produk dan pelayanan prima
-
Mengedepankan
aspek pemilihan lokasi gerai strategis
-
Pemanfaatan
jaringan gerai perseroan dan hubungan baik dengan mitra bisnis perseroan
-
Peningkatan
pelaksanaan tanggung jawab sosial dan perencanaan keuangan yang matang
·
Strategi
menghadapi persaingan
1.
Pemilihan
lokasi yang menjangkau masyarakat
2.
Promo
harga dan produk
3.
Pembukaan
sebagian gerai Alfamart dalam 24 jam
4.
Kemudahan
pembayaran tidak tunai (non-cash)
5.
Terdapat
fasilitas kartu anggota dan penerapan strategi lainnya.
·
Target
pasar Alfamart
Ibu rumah tangga, anak-anak dan mulai
dari kalangan atas, menengah sampai bawah.
·
Target
Penjualan
Untuk setiap harinya ditarget sekitar
RP.8.000.000,- sampai Rp.11.000.000,-
·
Promosi
-
Media
Sosial
LINE,
Instagram dan lain-lain
-
Media
Cetak
Pamflet
dan katalog
-
Gerai
Alfamart tersedia banner, flyer dan papan petunjuk yang memberikan informasi
mengenai promosi.
0 komentar:
Posting Komentar